Limapuluh Kota, Kompasone.com -Gunardi, Ketua PAC Partai Hanura Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh kota menilai. Pemerintah Kabupaten Limapuluh kota, jangan hanya fokus pada pembangunan infrastuktur. Binaan kepada anak nagari juga mesti ditingkatkan. Apalagi kaum milinial. Generasi muda kita sangat membutuhkan suport dalam segala bidang." Ungkap GUNARDI saat kami ajak berbincang seputaran Limapuluh kota. Di kediamannya (Sabtu 30/12)
"Di zaman kemajuan yang sangat pesat ini. Kita tidak bisa hanya menyalahkan generasi muda dengan kenakalan remajanya. Tanpa memberikan perhatian yang istimewa kepada mereka." Tambahnya.
Sarana bermain tempat menyalurkan bakatnya, ini sangat mereka butuhkan. Seperti lapangan olah raga, sanggar sanggar seni. Atau binaan keterampilan. Ini mesti jadi perhatian Pemerintah.
Kita bisa melihat ke belakang. Kalau dulu, bisa dikatakan setiap jorong ada lapangan bola volley, takraw, atau olah raga lainnya. Sehingga setiap sore anak muda kita dapat menyalurkan hobbynya dan berinteraksi di sana..
Sekarang kalau kita perhatikan. Lapangan lapangan bermain itu sudah semakin jarang kita temui. Sehingga tempat berkumpul generasi muda kita sudah mulai tidak terarah.
Kalau pihak pemerintah tidak memberikan perhatian, binaan, dan dukungan kepada generasi muda kita. Maka tentu wajar jika mereka mencari jalan mereka sendiri." terang GUNARDI yang juga Caleg Hanura no urut 1 dari dapil 1 Kec.Harau-Kec-Payakumbuh.
"Demikian juga di bidang seni.Telah banyak nagari atau jorong-jorong, yang tidak ada lagi wadah pembinaan bakat generasi mudanya di bidang seni ini. Padahal dengan seni itu, jiwa menjadi lembut. Dan tanpa seni, jiwa akan gersang." Ungkap Bapak 4 orang anak ini.
Ini tentu juga butuh perhatian dan binaan serius dari pemerintah. Tidak cukup kita lebih mengarah ke pembangunan fisik saja. Karena mental yang keropos, juga akan menciptakan masyarakat yang berpotensi lemah. Tambah GUNARDI yang akrab dipanggil GUN ini menuturkan.
Tanpa seni, sifat "Raso pariso" jadi kurang. Sehingga "Adat ba sandi sarak, Sarak basandi Kitabullah" yang jadi dasar kehidupan kita di ranah Minang ini, jadi sulit ditanamkan ke hati kaulamuda.
Sudah seharusnya pemerintah tanggap terhadap hal ini. Dengan memberikan perhatian kepada mereka sampai ke tingkat bawah. Yaitu dengan memperkuat kembali organisasi-organisasi kepemudaan. Mulai dari tingkat jorong dan nagari. Supaya mereka bisa lebih mudah mendapat perhatian yang layak dari pemerintah di daerahnya.
Baik itu pembinaan, pelatihan, maupun perhatian. Agar bakat bakat positif mereka dapat semakin mereka kembangkan." Tutup GUNARDI tokoh Harau yang menjadi harapan masyarakat untuk duduk di legislatif DPRD TK II Kabupaten Limapuluh Kota.
(Indra Ardismel)

