Masyarakat Luak Lima Puluh Desak BUDI FEBRIANDI SP, Menjadi BA 1 C

Masyarakat Luak Lima Puluh Desak BUDI FEBRIANDI SP, Menjadi BA 1 C

Sabtu, 30 Desember 2023, Desember 30, 2023


Luak Limapuluh, Kompasone.com -Budi Febriandi SP, Dosen aktif di Politeknik Pertanian Payakumbuh beberapa Minggu terakhir ini viral diperbincangkan publik, dikarenakan banyaknya desakan dari tokoh Luak Limapuluh, terutama masyarakat Kecamatan Harau dimana dia berdomisili. 


Pemuka masyarakat Limapuluh kota umumnya, khususnya kecamatan Harau telah menyatakan sikap untuk mendukung Budi Febriandi SP ke BA 1 C. di Kabupaten Limapuluh Kota.



Menanggapi hal ini, Budi Febriandi SP. yang juga Mantan wali nagari Sarilamak selama 8 tahun ini menjawab. 


"Semua itu saya serahkan kepada Allah, dan masyarakat Limapuluh kota. Karena selama ini saya hanya bisa mengabdi kepada masyarakat sekuat tenaga saya. 


Kalau untuk jabatan saya tidak pernah meminta. Semua saya serahkan sepenuhnya kepada yang kuasa, dan kepercayaan dari masyarakat." jawab Bapak 57 th ini.


Mengenai kesiapannya untuk maju ke BA 1 C. Saat awak media bertanya, dengan tulus Budi Febriandi SP menjawab.

"Sungguh saya terkejut, Sepulang saya dari Perjalanan dinas ke Kuala Lumpur Malaysia. Beberapa tokoh Masyarakat dan Ninik mamak memanggil dan menanyai kesiapan saya. Kamis (28/12). Untuk bersedia maju ke Pilkada mendatang. 


Saya tidak bisa jawab. Berilah saya waktu untuk beristiqarah kepada Allah dalam menentukan pilihan ini." Kisah Budi Febriandi yang juga Mantan Ketua Walinagari se kabupaten Limapuluh kota (Perwaliko) ini jujur.


Dan besok saya akan temui ibu saya terlebih dahulu. Karena saya tidak pernah memutuskan sebuah pilihan sulit, sebelum saya meminta restu dari ibunda saya di Padang." tutur Budi Febriandi yang sangat dikenal masyarakat, sebagai tokoh yang selalu mengedepankan adab ini lugasnya.


"Budi Febriandi disamping jujur dan bertanggung jawab. Orangnya santun dan rendah hati. Tentu saja kita merasa rugi kalau orang yang cerdas dan bijaksana dalam memimpin seperti Budi Febriandi  itu, tidak kita dukung untuk jadi pemimpin di Kabupaten ini." ungkap Awisman Datuk Kondo, Wakil ketua KAN Nagari Sarilamak. 


Menanggapi hal ini Syeikh Mulia di Ketinggian saat kami minta tanggapannya mengatakan.


"Masyarakat mesti cerdas dalam memilih pemimpin. Jangan hanya baleho yang banyak dan besar saja yang jadi patokan. Atau memilih karena dapat jilbab dan sembako. 


Tapi nilailah potensi dan kemampuan dari tokoh yang baik itu, mana diantara mereka yang lebih baik dan mampu berbuat. Serta lebih Kreatif dan cepat tanggap terhadap kebutuhan yang dipimpinnya. itulah yang mesti di pilih. 


"Apalagi di ranah yang dikenal dengan adat basandi Sarak, Sarak basandi Kitabullah ini. Tidak cukup hanya sekedar bisa memimpin yang dibutuhkan. Tapi akhlak dan adabnya juga sangat menentukan. Bukankah tidak ada gunanya jika infrastruktur serba bagus, kalau akhlak kita tidak baik?" tanya Syeikh yang memiliki ribuan murid ini, menutup pembicaraannya. 


( Indra Ardismel )

TerPopuler